24.3.13

Rosemary Baby (1968) : Kutukan Tempat Angker

Rosemary's Baby (1968) on IMDb


Pernahkah terpirkir bahwa lingkungan yang kamu tinggali saat ini adalah tempat angker ? Jika ya mungkin kamu harus segera mencari tempat tinggal baru sebelum kutukan menimpamu. Bukan tidak mungkin nasibmu akan seperti keluarga Woodhouse. Karena kerasan tinggal di sebuah ruang apartemen angker, kutukan dan kemalangan menimpa mereka.

Rosemary Woodhouse (Mia Farrow) dan suaminya Guy Woodhouse (John Cassavetes) adalah keluarga kecil yang hendak menjalankan biduk rumah tangga bahagia. Sebagai langkah awal, mereka membeli "istana kecil"  di sebuah apartemen cukup mewah di Bramford, New York.

Kabar tentang pembantaian mengerikan yang pernah terjadi di apartemen antik tersebut tak terlalu mereka hiraukan. Kabar itu tidak menggoyahkan antusiasme mereka untuk tinggal di tempat idaman. Bagi Guy dan Rosemary, setiap tempat pasti akan mempunyai warna kenangan tersendiri, entah buruk maupun baik. Mereka pun yakin kekuatan cinta dan aura bahagia akan menghapus setiap memori buruk di ruang apartemen tersebut.

Adalah Hutch (Maurice Evans), rekan Rosemary yang mengingatkan bahwa apartemen tempat tinggalnya sekarang pernah ditinggali tiga orang penyihir. Penyihir-penyihir tersebut, kata Hutch kerap mengorbankan dan bahkan memakan manusia demi melancarkan ritual pemujaannya kepada setan. Guy yang seorang aktor debutan di New York tak bergeming dan tetap yakin akan bisa sukses dan bahagia di tempat barunya.

Benar saja, baru beberapa bulan disana Guy mendapat tawaran peran utama di sebuah film terkenal. Anehnya, peran Guy didapat karena kecelakaan yang menimpa aktor pemeran utama sebelumnya. Karena si aktor utama buta mendadak, maka Guy yang ditugasi menjadi tokoh utama.Dengan kesuksesan Guy, keluarga Woodhouse pun semakin memantapkan diri tinggal di apartemen tersebut, demi menyokong karir Guy.

Ternyata kesuksesan Guy hanyalah bagian dari kutukan yang akan menimpa keluarga Woodhouse. Keganjilan demi keganjilan terus mereka  temui setiap harinya di lingkungan apartemen. Mulai dari sahabat-sahabat Guy yang rata-rata kakek dan nenek, tetangga tua renta yang terlalu perhatian, kematian tak wajar salah satu penghuni, kehamilan Rose yang tak lazim, hingga kematian mendadak Hutch.

Kehamilan Rose memang lain dari biasanya, tak seperti ibu hamil lainnya, Rosemary terus merasakan sakit luar biasa dari perutnya. Tubuhnya pun kurus kering, seperti orang yang tak pernah makan berbulan-bulan. Ditambah lagi, keluarga Castevet, pasangan kakek-nenek, tetangga dekat mereka terlalu ikut campur pada penanganan kehamilan Rosemary. Mulai dari penunjukkan dokter kandungan, hingga program pemberian obat herbal, snack dan makanan semuanya diatur oleh Minnie Castevet (Ruth Gordon) dan suaminya, Roman Castevet (Sidney Blackmer). Anehnya lagi, Guy selalu mematuhi setiap nasehat dari keluarga Castevet.

Bagi kamu penyuka thriller psikologi misteri, Rosemary Baby sangat recomended. Kecerdasan Roman Polanski dalam menabur misteri di setiap adegan akan memberi keseraman khas yang sulit didapat dari film-film horor sejenis. Dengan atmosfir apartemen angker dan alur cerita sederhana namun lugas , Polanski mampu memainkan psikologi penonton.

Tanpa efek yang berlebihan, film ini sudah bisa membawa kengerian yang sulit dilupakan di benak penonton. Kunci dari kesuksesan Rosemary Baby adalah setting lingkungan sehari-hari yang tampak biasa yang menjadi topeng bagi horor sebenarnya. Ketika topeng tersebut dibuka, letupan demi letupan ketakutan pun terjadi pada penonton.

Akting dari Mia Farrow yang begitu total juga menjadi kunci sukses lainnya. Farrow mampu memainkan peran seorang wanita ceria yang bertransformasi menjadi seorang ibu teraniaya. Hal ini dapat dilihat dari perubahan bentuk tubuh Farrow, dari langsing dan cantik menjadi sangat kurus layaknya tengkorak berjalan. Sebuah efek nyata yang sulit dibuat-buat di era 60an .

Selain itu, peran tetangga aneh juga sukses dilakukan oleh Ruth Gordon dan Sidney Blackmer. Akting mereka sangat natural dan meyakinkan sehingga membuat siapapun yang menonton film ini akan ogah bertetangga dengan Castevet. Tak heran film ini mampu memenangkan berbagai penghargaan bergensi seperti Academy Award , Golden Globe Award dan BAFTA Award. (alf)



Trailer


Tidak ada komentar:

Posting Komentar